31 Jan 2026, Sat

GTA 6 AI Leak Terungkap: Pencipta Video Akui Sebagai ‘Eksperimen’ Mengejutkan!

Sebuah video gameplay GTA 6 AI leak yang sempat viral dan memicu gejolak di kalangan penggemar, kini telah diakui sebagai konten buatan kecerdasan buatan (AI). Pencipta video tersebut mengakui bahwa hal ini merupakan sebuah ‘eksperimen’ yang dirancang untuk memperlihatkan betapa mudahnya batas antara realitas dan konten yang dihasilkan AI menjadi kabur di era modern ini. Pengakuan ini muncul di tengah banyaknya reaksi negatif dari komunitas penggemar Grand Theft Auto, seperti yang dilaporkan oleh IGN.

Pengakuan di Balik Video Viral GTA 6 AI Leak

Individu di balik video ‘kebocoran’ gameplay GTA 6 yang menyebar luas, telah mengakui bahwa video tersebut dibuat menggunakan AI generatif. Pengakuan ini datang setelah gelombang protes yang membesar dari para penggemar di komunitas Discord Zap Actu GTA6. Banyak pendatang baru yang membanjiri forum tersebut, mencari kejelasan apakah video-video tersebut merupakan bocoran asli atau hasil buatan AI.

ZapActu, pihak yang bertanggung jawab atas video tersebut, kemudian memberikan pernyataan dan menanggapi pertanyaan dari IGN. Mereka menegaskan bahwa video-video ini dirancang untuk “mengamati reaksi orang-orang dan mendemonstrasikan betapa mudahnya di tahun 2025 untuk mengaburkan batas antara realitas dan konten yang dihasilkan AI.”

Eksperimen Membuktikan Batas Realitas dan AI

ZapActu menyampaikan permohonan maaf “kepada siapa pun yang merasa frustrasi, kecewa, atau disesatkan oleh unggahan ini.” Mereka menekankan bahwa “Ini tidak pernah dilakukan dengan niat buruk.” ZapActu juga menyatakan bahwa mereka tidak menghasilkan uang dari unggahan tersebut, dan tidak ada motif finansial di balik ‘eksperimen’ ini.

Saat ini, ZapActu sedang dalam proses menghapus unggahan dan menutup akun yang terkait. Mereka menambahkan, “Niat saya tidak pernah untuk merugikan siapa pun. Saya hanya ingin menciptakan sesuatu yang menarik yang dapat menyatukan orang-orang dan memicu diskusi dalam komunitas GTA 6. Saya sungguh tidak pernah menyangka satu video pun akan menghasilkan keterlibatan dan jangkauan sebesar itu.”

Dalam pesan langsung kepada IGN, mereka menyimpulkan, “Itu adalah lelucon besar, saya melakukannya hanya untuk menghibur komunitas. Maaf atas harapan palsu lol.” Ini menegaskan bahwa keseluruhan konten AI GTA 6 ini memang sebuah rekayasa.

Dampak Konten AI Palsu di Industri Hiburan

Video menyesatkan yang dibuat oleh AI generatif telah marak di internet dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan semakin populernya dan mudahnya akses teknologi ini. Ini menjadi masalah yang mempengaruhi seluruh industri hiburan. Bulan lalu, IGN melaporkan tentang fisikawan Brian Cox, yang secara terbuka mengeluhkan akun YouTube yang menggunakan AI untuk membuat deepfake dirinya mengucapkan “omong kosong” tentang komet 3I/ATLAS.

Serupa dengan itu, Keanu Reeves baru-baru ini menyerang deepfake AI dari bintang John Wick tersebut yang menjual produk tanpa izinnya, dengan bersikeras bahwa “itu sama sekali tidak menyenangkan.” Pada bulan Juli, dilaporkan bahwa Reeves membayar sebuah perusahaan beberapa ribu dolar per bulan untuk meminta platform seperti TikTok dan Meta menghapus peniru-peniru tersebut. Kasus-kasus ini menyoroti risiko dari video gameplay GTA 6 palsu dan jenis konten serupa.

Respon Terhadap Pelanggaran Hak Cipta AI

Mungkinkah ada tindakan berarti yang dapat dilakukan? Bulan lalu, pemerintah Jepang secara resmi meminta OpenAI untuk menahan diri dari pelanggaran hak cipta. Permintaan ini muncul setelah pengguna Sora 2 menghasilkan video yang menampilkan kemiripan karakter berhak cipta dari anime dan video game.

Sora 2, yang diluncurkan OpenAI pada 1 Oktober, mampu menghasilkan video berdurasi 20 detik dengan resolusi 1080p, lengkap dengan suara. Segera setelah rilisnya, media sosial dibanjiri dengan video yang dihasilkan oleh aplikasi tersebut. Banyak di antaranya berisi penggambaran karakter berhak cipta, termasuk dari waralaba anime dan game populer seperti One Piece, Demon Slayer, Pokémon, dan Mario. Meskipun ada protes dari Jepang, CEO OpenAI Sam Altman telah menyatakan video Sora 2 yang menggunakan karakter berhak cipta sebagai “fiksi penggemar interaktif.”

Masa Depan ‘Leak’ GTA 6 dan Konten Buatan AI

Mengenai GTA 6, mengingat game tersebut belum akan dirilis selama 12 bulan ke depan, diperkirakan akan lebih banyak lagi ‘kebocoran’ gameplay yang semakin meyakinkan yang dihasilkan AI akan membanjiri internet. Para penggemar yang sangat mendambakan informasi resmi dari Rockstar—dan, semoga, Trailer 3—terus menunggu kabar terbaru. Situasi GTA 6 AI leak ini hanyalah permulaan dari tantangan yang lebih besar di masa depan.

Jika Anda mencari penawaran terbaik minggu ini, kami secara aktif mengumpulkan diskon Black Friday terkuat untuk video game, teknologi, dan lainnya. Anda dapat menemukan semua pilihan teratas dan penurunan harga di pusat Black Friday kami, atau memeriksa halaman relevan kami untuk penawaran PlayStation, Nintendo, dan Xbox.

Video Terkait

GTA 6 Graphics: How Rockstar Set a New Photorealism Standard | IGN x Digital Foundry

By admin1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *