30 Nov 2025, Sun

Bagi para penggemar, memahami secara mendalam alur kisah The Last of Us Part 2 adalah sebuah keharusan. Game buatan kreator Neil Druckmann bersama Naughty Dogs ini merupakan sekuel langsung dari Part 1 yang pertama kali rilis pada tahun 2020. Setelah sukses di platform PS4, The Last of Us Part 2 mendapat remaster di tahun 2024 dan resmi hadir di platform PC via Steam. Kepopulerannya bahkan berlanjut ke adaptasi serial film berjudul sama pada tahun 2023. Artikel ini akan mengulas detail gameplay yang dibalut cerita mengagumkan, memberikan sinopsis TLOU Part 2 yang lengkap dari awal hingga akhir, sebagaimana dikutip dari Gamebrott.

Alur Kisah The Last of Us Part 2
Kisah lengkap TLOU Part 2

Kisah lengkap TLOU Part 2
Kisah lengkap TLOU Part 2

Awal Mula Konflik: Jackson (2034-2038)

Empat tahun setelah kejadian Part 1, tepatnya di tahun 2034 di Jackson, alur kisah The Last of Us Part 2 dibuka dengan Joel Miller yang mengaku kepada sepupunya, Tommy. Ia menceritakan bahwa dirinya telah membunuh Marlene dan menghancurkan markas utama Fireflies di Salt Lake City. Tindakan ini dilakukan demi mencegah mereka membunuh Ellie untuk menciptakan vaksin wabah Cordyceps.

Tommy sempat terkejut mendengar cerita Joel, namun akhirnya memaafkan sepupunya mengingat ia adalah mantan anggota Fireflies. Setelahnya di malam hari, Joel mengunjungi Ellie dan memberinya gitar. Ini dimaksudkan untuk menguatkan ikatan mereka bak Ayah dan Anak, serta memulai kehidupan baru bersama.

Joel bercerita ke Tommy setelah kabur dari Fireflies
Joel bercerita ke Tommy setelah kabur dari Fireflies

Memasuki bulan Maret tahun 2038, Joel telah menjadi pria paruh baya, sementara Ellie kini berusia 19 tahun dan hidup tenang di Jackson. Namun, hubungan mereka retak karena Ellie mengetahui rahasia Joel tentang aksinya di RS St. Mary’s yang menewaskan Jerry Anderson saat itu. Fakta ini menjadi titik awal konflik dalam cerita The Last of Us Part 2.

Saat Joel dan Tommy berpatroli, mereka menyelamatkan seorang wanita bernama Abby Anderson dari kejaran para Clickers. Untuk menghindari badai salju yang akan datang, mereka melarikan diri ke Baldwin Lodge, tempat kelompok Abby tinggal dengan menunggangi kuda. Di sana, Abby dan kelompoknya memperkenalkan diri sebagai mantan anggota Fireflies yang kini bergabung dengan milisi Washington Liberation Front (WLF), yang berperang melawan kelompok agama yang dikenal sebagai Seraphites di Seattle, Washington.

Abby kemudian mengenalkan dirinya sebagai putri Jerry dan berniat balas dendam atas apa yang dilakukan Joel pada Jerry dan Fireflies demi menyelamatkan Ellie. Singkat cerita, WLF menyerang Joel dan Tommy. Tommy pingsan, dan Joel disiksa oleh Abby. Insiden tragis ini merupakan salah satu momen paling penting dalam sinopsis TLOU Part 2.

Di tempat lain, Ellie bersama Dina dan Jesse meninggalkan Jackson untuk mencari Joel dan Tommy. Beberapa jam kemudian, Ellie tiba di pondok, namun Nick dan Nora menyergapnya, menghajarnya, dan memaksa Ellie melihat insiden memilukan: Joel mati di tangan Abby. Melihat Joel mati tak berdaya, Ellie bersumpah akan membunuh semua anggota WLF karena perbuatan mereka.

Joel dibunuh di depan mata Ellie
Joel dibunuh di depan mata Ellie

Jesse dan Dina datang menyelamatkan Ellie dan Tommy, kemudian membawa jasad Joel ke Jackson untuk dikuburkan. Kejadian ini memicu motif utama Ellie dalam perjalanan dendamnya di alur kisah The Last of Us Part 2.

Perburuan Dendam Ellie: Hari-Hari di Seattle

Keesokan harinya, Tommy pergi ke Seattle untuk memburu Abby, dan Ellie bersama Dina mengikuti jejaknya. Pada bulan April, keduanya tiba di kota itu dan bertarung melawan anggota WLF hingga menewaskan Jordan, salah satu teman terdekat Abby. Dari sana, mereka juga menemukan fakta bahwa Tommy telah menyiksa dan membunuh Nick.

Mengikuti jejak Tommy, Ellie dan Dina juga menemukan Leah yang terbunuh beberapa jam sebelumnya oleh kelompok Seraphites. Mereka menjarah jasadnya demi mencari informasi Abby dan teman-temannya yang masih hidup. Tak lama kemudian, mereka berdua lolos dari gerombolan Clickers yang membuat Ellie semakin ingin membalaskan dendamnya. Perburuan ini membentuk inti dari cerita The Last of Us Part 2.

Tommy mengunjungi Ellie sebelum pergi ke Seattle
Tommy mengunjungi Ellie sebelum pergi ke Seattle

Setelah tiba di Teater Pinnacle, Ellie akhirnya bercerita bahwa dia kebal pada CBI, sementara Dina berkata bahwa dia hamil. Mereka memutuskan beristirahat di teater semalam, dan sepanjang malam Ellie memetik gitar sambil mengenang Joel saat berulang tahun ke-15. Ini menjadi momen emosional dalam alur kisah The Last of Us Part 2 yang memperlihatkan sisi rentan Ellie.

Besoknya, Dina mencoba memperbaiki radio FEDRA tua dan menggunakannya untuk melacak laporan WLF tentang adanya penyusup di Hillcrest. Mengira kalau itu Tommy, Ellie bersama Dina pergi ke sana untuk membantunya. Sialnya ketika mereka tiba, sosok itu bukan Tommy melainkan Jesse. Keduanya pun bertarung kembali di teater, di mana Ellie memerintahkan Jesse melindungi Dina yang lemah sementara dia mengejar petunjuk kalau Nora ada di RS Lakehill Seattle.

Dina dan Ellie berhasil melacak keberadaan WLF
Dina dan Ellie berhasil melacak keberadaan WLF

Di perjalanan, Ellie bertemu dengan kelompok Seraphites dan bertarung melewati kompleks apartemen yang dipenuhi para penguntit. Setiba di rumah sakit, Ellie mengepung Nora di basement dan menyiksanya demi mengungkap tempat persembunyian Abby di akuarium. Namun, insiden itu membuat Ellie trauma dan menyesali apa yang telah dilakukannya untuk balas dendam terhadap kematian Joel. Bagian ini penting dalam memahami dampak psikologis dari sinopsis TLOU Part 2.

Hari berikutnya, Jesse meyakinkan Ellie bahwa mereka harus membawa Tommy ke teater dan meninggalkan Seattle dengan alasan tak ingin mengambil risiko pada nyawa Dina yang sedang sakit. Ellie setuju, namun saat mencari Tommy, Ellie berpisah dengan Jesse untuk melanjutkan perjalanan mengejar Abby. Ellie tiba di akuarium dan menemukan dua teman Abby, Owen dan Mel.

Mel dan Owen
Mel dan Owen

Ia mencoba bertanya, namun Ellie diserang yang berujung pada pertarungan. Ellie membunuh keduanya dan kembali membangkitkan traumanya. Saat itu pula Tommy datang bersama Jesse, meyakinkan Ellie pergi bersama mereka dan tak menyadari peta miliknya tertinggal di sana. Ini menjadi titik balik krusial dalam alur kisah The Last of Us Part 2.

Malam harinya, Ellie, Jesse, dan Tommy berencana mencari rute keluar dari kota, tapi tiba-tiba Abby menyerang mereka di gedung teater setelah berhasil melacak mereka. Baku tembak pun terjadi, menyebabkan Jesse tewas dan Tommy disandera. Ellie memohon pada Abby untuk membiarkan Tommy hidup sebagai ganti nyawanya. Abby, yang marah karena Ellie dan Tommy membunuh teman-temannya, mengacungkan senjatanya tepat ke arah Ellie.

Sudut Pandang Abby: Balas Dendam dan Penebusan

Setelah insiden di teater, cerita The Last of Us Part 2 beralih sudut pandang ke Abby, tiga hari sebelum peristiwa berhadapan dengan Ellie. Pada hari pertama, Abby bertarung di garda depan bersama Manny Alvarez dan Mel, yang khawatir terhadap perlakuan Abby di Jackson. Pada hari itu juga, Manny berkunjung ke tempat pemimpin WLF, Isaac Dixon di Forward Operating Base (FOB). Manny mengungkap bahwa ia ingin keduanya memimpin WLF dalam serangan di pulau Seraphites.

Sudut pandang Abby
Sudut pandang Abby

Abby menolak setelah mendengar dari Nora bahwa Owen dikucilkan dari WLF karena menolak membunuh salah satu anggota Seraphite tua. Isaac masih bertekad ingin hal itu terjadi, membuat Abby akhirnya kabur dari markas demi menemukan Owen. Dalam perjalanan, Abby ternyata ditangkap anggota Seraphites saat mereka berpatroli. Ia berhasil kabur dengan bantuan Lev dan Yara, dua remaja yang dianggap sesat karena menolak mengikuti tradisi Seraphites. Lengan Yara patah saat mereka kabur, dan Abby meninggalkan mereka di gedung kantor terbengkalai. Ia berhasil datang ke tempat persembunyiannya di akuarium dan menemukan Owen di sana, berbicara tentang keinginan menemukan keberadaan Fireflies yang desas-desusnya ada di Santa Barbara.

Abby bertemu Lev dan Yara
Abby bertemu Lev dan Yara

Pagi harinya, Abby diganggu mimpi buruk yang membawanya kembali saat menyelamatkan Lev dan Yara ketika dikejar Seraphites. Singkat cerita, Abby berusaha keluar dan berhasil membawa mereka kembali ke akuarium saat Alice dan Mel tiba sambil mencari Owen. Abby meminta Mel memeriksa lengan Yara yang patah, dengan kesimpulan lengannya harus diamputasi. Ini membuat Abby bertekad bersama Lev pergi ke kota untuk mencari obat di RS Lakehill Seattle, sebuah perkembangan penting dalam sinopsis TLOU Part 2.

Meski sempat dihalangi kumpulan Clickers saat melalui hotel, mereka akhirnya berhasil tiba di rumah sakit. Abby menggunakan jabatan WLF-nya demi mendapatkan akses, tapi segera ditangkap karena perintah Isaac untuk menangkap dirinya. Singkat cerita, Nora datang dan membantu Abby kabur, membawanya ke ruang bawah tanah mengambil kebutuhan yang ia butuhkan.

Rat King muncul
Rat King muncul

Sialnya, Abby tak sengaja bertemu Rat King membuatnya harus membunuhnya. Setelah terbunuh, Abby mengumpulkan obat dan alat medis yang ia butuhkan dan meninggalkan rumah sakit bersama Lev. Malam itu juga, Mel mulai mengoperasi Yara, mengamputasi lengannya dan berhasil menyelamatkan nyawanya. Momen ini menunjukkan sisi kemanusiaan Abby yang jarang terlihat dalam alur kisah The Last of Us Part 2.

Keesokan harinya, Lev kabur dari akuarium untuk bertemu kembali dengan Ibunya di Seraphites. Yara yang tahu Ibu mereka akan membunuh Lev karena telah melanggar tradisi kelompok, meyakinkan Abby untuk pergi ke pulau kelompok itu demi menyelamatkan Lev. Saat di perjalanan, Abby bertemu kembali dengan Manny di marina dan membantunya berurusan dengan penembak jitu yang menewaskan timnya.

Manny berhasil menyudutkan salah satunya di sebuah restoran, hanya untuk disergap Tommy yang merupakan penembak jitu tersebut, hingga menewaskan Manny karena ditembak mati oleh Tommy. Selesai dengan Manny, Tommy beraksi ingin membunuh Abby namun Yara menyelamatkannya. Berasumsi Tommy tenggelam di dermaga, Abby dan Yara bergerak menuju ke pulau dermaga tersebut.

Isaac ingin membunuh Abby
Isaac ingin membunuh Abby

Mereka berhasil mencapai pulau itu sebelum WLF dipimpin Isaac memerintahkan kelompok untuk menginvasi keduanya. Bertarung dengan Seraphites, Abby dan Yara menemukan Lev di rumah saudaranya hanya untuk melihat Lev membunuh Ibu mereka untuk membela diri. Ketiganya berencana untuk kabur, tapi mereka harus menghadapi WLF bersama Isaac. Singkat cerita, Yara berhasil mengorbankan dirinya membunuh Isaac agar Abby dan Lev dapat melarikan diri. Keduanya pun mencuri seekor kuda dan melewati pertarungan antara faksi WLF dan Seraphites di Haven, mencuri perahu dan kabur dari sana.

Abby dan Lev kembali ke akuarium hanya untuk menemukan Alice, Mel, dan Owen telah mati terbunuh. Lev tak sengaja menemukan peta yang mengungkap lokasi si pelaku. Keduanya pun bertekad pergi ke teater Pinnacle dan membasmi apapun yang menghalangi mereka. Ini menandai titik di mana kedua cerita The Last of Us Part 2 mulai bersinggungan kembali.

Konfrontasi Akhir dan Babak Baru: Santa Barbara

Singkat cerita, Abby menemukan Tommy dan memukulinya habis-habisan. Pada titik inilah kedua sudut pandang bertemu, di mana Abby mengacungkan senjata ke Ellie, tapi Tommy langsung menghadangnya membuat Abby dan Lev menghajar Tommy. Kesempatan itu digunakan Ellie untuk kabur. Sialnya, ia kembali bertemu dengan Abby, dan pertarungan keduanya tak terelakkan.

Pertarungan itu berakhir dengan Abby berhasil mengalahkan Ellie dan Dina. Abby akan membunuh Dina, namun Lev melarangnya. Abby meninggalkan Ellie hidup-hidup, memperingatkannya agar mereka tak bertemu lagi. Klimaks ini menjadi puncak dari alur kisah The Last of Us Part 2.

Satu tahun kemudian, Ellie, Dina, tinggal di sebuah peternakan di Jackson bersama putra Dina dan Jesse bernama JJ. Meski begitu, Ellie masih terganggu akan trauma kematian Joel dan peristiwa di Seattle. Setelah Tommy memberitahunya kalau Abby dan Lev pindah ke Santa Barbara, Ellie bertekad meninggalkan Dina dan JJ demi mengejar Abby kembali.

Ellie masih trauma dengan kematian Joel
Ellie masih trauma dengan kematian Joel

Sementara di Santa Barbara, Abby dan Lev dalam perjalanan mencari keberadaan Fireflies. Dalam perjalanan, mereka menemukan stasiun radio dan mengetahui kelompok tersebut telah pindah ke pulau Catalina. Tapi saat mereka menuju ke sana, kelompok perbudakan manusia bernama Rattlers menangkap dan menyiksa mereka selama berbulan-bulan dan selalu gagal melarikan diri.

Singkat cerita, Ellie telah tiba di Santa Barbara dan menemukan markas Rattlers. Ia menerobos masuk dan membebaskan para tahanan demi mengetahui dari pemimpin mereka kalau Abby dan Lev akan digantung mati. Ia akhirnya menemukan mereka dan membebaskannya. Tahu kondisi mereka lemah karena penyiksaan selama berbulan-bulan, Ellie mengancam akan membunuh Lev jika Abby tidak melawan. Abby dipaksa bertarung, dan keduanya berakhir dengan pertarungan sengit. Ini menjadi pertarungan terakhir yang menentukan sinopsis TLOU Part 2.

Ellie sadar Joel takkan pernah kembali
Ellie sadar Joel takkan pernah kembali

Ellie mencoba menenggelamkan Abby di bawah air, dan Abby menggigit jari Ellie hingga putus. Ketika mencobanya kembali, Ellie mendadak sadar membunuh Abby takkan mengembalikan Joel padanya. Akhirnya Ellie membiarkan Abby dan Lev kabur dengan perahu ke pulau Catalina, dan ia pun memilih kembali ke peternakan di Jackson.

Di peternakan, Ellie mengetahui Dina dan JJ telah pergi. Ia menemukan gitarnya, namun tak bisa karena kedua jarinya sudah hilang. Dia teringat kembali hari sebelum kematian Joel di Jackson saat menegurnya karena membelanya akibat ucapan Seth di pesta, dan Ellie menyesal berkata kasar padanya saat itu sampai sekarang. Malam itu, Ellie dan Joel berbincang-bincang di balkon tempat tinggal Joel dan memutuskan untuk kembali memperbaiki hubungan mereka. Akhir cerita The Last of Us Part 2, Ellie pun menurunkan gitarnya dan pergi meninggalkan peternakan.

Nah, itulah keseluruhan alur kisah The Last of Us Part 2 dimulai dari awal hingga akhir game. Gamenya sendiri sudah dapat kamu mainkan di PS4 dan PC via Steam.

By admin1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *